Coban Pitu

Beberapa tips untuk persiapan ke Coban Pitu:

  1. Bawa masker
  2. Jangan bawa motor matic, karena sungguhan menyusahkan. Lebih baik bawa motor yang biasa aja atau motor trail hehe
  3. Siapkan fisik dan tenaga aja.

Jadi ceritanya, aku sama temen-temen sekelas berencana ke Coban Pitu. Tapi emang dasar manusia yang kebanyakan janji, yang berangkat cuma beberapa dan cewek semua. yay. sebut kami wonderwoman!

Aku sendiri naik motor bareng Erlyna, berangkat dari Kota Malang jam setengah tujuh pagi dan sampai di tempat kira-kira jam delapan. Saat itu hari jum’at dan siangnya si Erlyna ada kuliah. Emang cewek tangguh, paginya trekking, siangnya kuliah hihihi. Sempat nyasar ke jalan arah Coban Rondo juga sih, tapi akhirnya nyampe juga ke tujuan yaitu di daerah Pujon Kidul.

Dari pintu masuk ke tempat parkir, itu kira-kira 2 KM dengan jalan makadam dan berlumpur kalo hujan, jadi lumayan licin. Apalagi, tahu kan, jalan di dataran tinggi yang berkelok-kelok dan penuh tikungan tajam. Saat itu aku sama Erlyna pake motornya Erlyna yang matic. Lumayan kram deh. Disarankan jangan pake matic kalo ke sana. Sesampainya di tempat parkir yang masih sepi abis, kita harus menempuh perjalanan jalan kaki sekitar satu kilometer lebih, nyaris dua KM-an kali. Dan treknya penuh debu, disarankan pakai masker.

Semua perjalanan yang menantang dan seru itu ditambah lagi keseruannnya dengan melihat sunrise di Coban Pitu. Indah sekali, subhanallah. That’s why I love trackking!!!!!

 

Malang, 2 Oktober 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s